Sabtu, 17 Januari 2009

Masuk dan Berkembangnya Islam di Singapura

Di Singapura terdapat suatu Mahkamah Islam yang disebut dengan Mahkamah Syari’ah Singapura. Mahkamah Syari’ah ini bertugas untuk mengurusi dan memutuskan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Islam, antara lain tentang zakat, wakaf, nikah, perceraian, harta warisan dan lain-lain. 
Selain Mahkamah Islam juga terdapat beberapa organisasi Islam antara lain seperti PERDAUS (Persatuan Pelajar-Pelajar Agama Dewasa). Organisasi ini menyelenggarakan pendidikan luar sekolah seperti kursus-kursus keterampilan atau semacam kursus-kursus da’wah. Organisasi ini pernah menyelenggarakan kursus bagi umat Islam yang akan menjalani perkawinan. Kursus ini diselenggarakan karena menurut catatan dari Mahkamah Islam Singapura, tingkat perceraian dikalangan umat Islam menunjukkan angka yang tinggi. 
Organisasi Islam yang lain dapat dikemukakan misalnya MENDAKI. Organisasi ini didirikan pada tahun 1981 oleh sembilan orang anggota parlemen Muslim Melayu di negeri itu. Tujuan utamanya ialah meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat muslim Singapura yang lemah dan kurang terdidik. Pada wal tahun 1984 MENDAKI membuka sekolah dengan kurikulum yang mengacu kepada pendidikan umum yang kurang mengutamakan pendidikan agama. Hal ini agaknya mendapat tantangan dari beberapa kelangan yang menginginkan agar kurikulum yang ditetapkan dalam sekolah itu tetap mengutamakan pendidikan agama. Ketika itu MENDAKI sudah mempunyai 3.000 pelajar. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar